Adab Hutang Piutang ( Plus Materi Powerpoint )

Kehidupan bagai roda yang terus berputar, terkadang di atas dan terkadang di bawah. Kondisi manusia ...

Kehidupan bagai roda yang terus berputar, terkadang di atas dan terkadang di bawah. Kondisi manusia pun tidak jauh berbeda. Terkadang penuh kelapangan, dan terkadang kekurangan dan membutuhkan bantuan.  Karena itulah, dalam kehidupan sehari-hari di masyarakat kita, hutang piutang tidaklah menjadi sesuatu yang asing. Begitu pula Syariat Islam yang indah juga melihat secara umum, bahwa aktifitas hutang piutang atau pinjam meminjam, sejatinya adalah salah satu bentuk pelaksanaan ajaran tolong menolong antara manusia yang sangat dianjurkan dalam Islam.
Allah SWT berfirman :  Bertolong-tolonglah kamu dalam kebaikan dan dalam melaksanakan takwa, dan jangan kamu bertolong-tolongan dalam dosa dan permusuhan. (QS Al-Maidah : 2)

Keutamaan Memberi Hutangan

Syariat Islam menjanjikan serangkaian keutamaan bagi mereka yang memberikan pinjaman kepada saudaranya dengan niatan yang tulus penuh keikhlasan.  Seseorang yang mau membantu saudaranya saat ditimpa kesulitan, maka Allah SWT akan membantunya  di akhirat nanti. Rasulullah SAW bersabda : “ Barang siapa yang membebaskan atas diri seorang muslim, satu penderitaan dari penderitaan2 di dunia, maka Allah akan mengangkatnya dari kesulitan pada hari kiamat. Barang siapa memudahkan  kesusahan yg ada pada seseorang, maka Allah akan memudahkan urusannya di dunia dan akhirat.” (HR Muslim)

Keutamaan yang lain adalah, bahwa pahala memberikan hutang atau pinjaman ternyata lebih besar dari seorang yang menyedekahkan hartanya. Diriwayatkan bahwasanya Rasulullah SAW mengatakan : “ Saya melihat pada waktu di-isra’-kan, pada pintu surga tertulis “Pahala shadaqah sepuluh kali lipat dan pahala pemberian utang delapan belas kali lipat” lalu saya bertanya pada Jibril “Wahai Jibril, mengapa pahala pemberian utang lebih besar?” Ia menjawab “Karena peminta-minta sesuatu meminta dari orang yang punya, sedangkan seseorang yang meminjam tidak akan meminjam kecuali ia dalam keadaan sangat membutuhkan”. (HR Ibnu Majah)

Anjuran Menghindari Hutang
Meskipun aktifitas hutang piutang bukanlah hal yang tercela dalam Islam, namun sejak awal syariat kita menganjurkan kepada kita untuk menahan diri agar tidak berhutang kecuali benar-benar terpaksa.  Karena tanpa disadari, seorang yang berhutang akan tersiksa dengan hutangnya secara tidak langsung. Rasulullah SAW pun berdoa untuk terhindar dari lilitan hutang , beliau berdoa : “ Ya Tuhanku! Aku berlindung diri kepadaMu dari berbuat dosa dan hutang. Kemudian ia ditanya: Mengapa Engkau banyak minta perlindungan dari hutang ya Rasulullah? Ia menjawab: Karena seseorang kalau berhutang, apabila berbicara berdusta dan apabila berjanji menyalahi." (HR Bukhari)

Bahkan anjuran untuk menghindari hutang ini digambarkan dalam beberapa riwayat, dimana Rasulullah SAW tidak ingin menyolatkan mereka yang meninggal dalam keadaan berhutang, tetapi menyuruh para sahabat untuk mensolatkannya. Diriwayatkan bahwa suatu ketika Rasulullah SAW didatangkan jenazah orang yg berhutang, maka beliau bertanya apakah ia meninggalkan harta untuk melunasi hutangnya. Jika diberitakan bahwa ia meninggalkan harta untuk melunasi hutangnya, Rasulullah mensholatinya, jika tidak maka Rasulullah mengatakan kepada kaum muslimin : sholatilah sahabatmu (HR Muslim)

Namun hal di atas tidak berlangsung untuk seterusnya, setelah masa fathu makkah (kemenangan atas makkah ), setiap kali ada yang meninggal Rasulullah SAW senantiasa menegaskan : “ jika ia berhutang dan tidak meninggalkan harta, maka aku adalah walinya, namun jika ia meninggalkan harta yang cukup maka itu untuk ahli warisnya “

Adab dalam Hutang Piutang
Pertama : Niatan kuat untuk membayar
 Seorang yang berhutang hendaknya sejak awal meniatkan untuk membayar dengan segera dan bukan menunda-nunda, apalagi meniatkan untuk tidak membayar, hal tersebut tergolong dalam keburukan yang dicela dalam sabda Rasulullah SAW :
من أخذ أموال الناس يريد أداءها أدى الله عنه، ومن أخذها يريد إتلافها أتلفه الله ".
“barang siapa mengambil pinjaman harta orang lain dengan maksud untuk mengembalikannya maka Allah akan menunaikan untuknya, barang siapa yang meminjam dengan niatan tidak mengembalikannya, maka Allah akan memusnahkan harta tersebut” (HR Bukhori)

Kedua : Tidak ada perjanjian kelebihan dalam pengembalian saat akad terjadi
Dalam kaidah dikatakan, “ setiap pinjaman yang mengandung unsur kemanfaatan maka hukumnya masuk kategori riba “. Karenanya, kita perlu berhati-hati saat melakukan aktifitas hutang piutang, jangan sampai mensyaratkan kelebihan atau tambahan saat pengembalian, meskipun kelebihan tadi bukan uang tapi barang misalnya.

Ketiga : Menuliskan pernyataan bagi yang berhutang
Pada saat ini fungsi akuntansi atau pencatatan transaksi sudah menjadi kebutuhan, karena begitu padat dan rumitnya jenis aktifitas ekonomi seseorang. Syariat Islam kita juga menganjurkan kepada kita untuk menaruh perhatian dalam masalah pencatatan hutang piutang tersebut, Allah SWT berfirman : “ Dan hendaklah orang yang berutang itu mengimlakan (apa yang akan ditulis itu), dan hendaklah ia bertakwa kepada Allah Tuhannya, dan janganlah ia mengurangi sedikit pun “ daripada utangnya.”  (QS Al Baqoroh 282)
Dengan adanya pencatatan hutang piutang, maka hal ini menjadi upaya mencegah terjadinya konflik  dan pertikaian antara pihak-pihak yang melakuan transaksi tersebut.

Keempat : Memperbanyak Doa bagi yang berhutang
Berhutang menumbuhkan perasaan beban dalam hati, selain upaya untuk melunasinya dengan giat bekerja dan berusaha, kita juga dianjurkan untuk berdoa kepada Allah SWT agar terbebas dari lilitan hutang. Doa yang penuh kesungguhan juga akan menjadi semacam terapi untuk meringankan beban hutang tersebut. Rasulullah SAW mengajarkan doa khusus dalam masalah ini :
اَللَّهُمَّ إِنِّيْ أَعُوْذُ بِكَ مِنَ الْهَمِّ وَالْحُزْنِ، وَالْعَجْزِ وَالْكَسَلِ، وَالْبُخْلِ وَالْجُبْنِ، وَضَلَعِ الدَّيْنِ وَغَلَبَةِ الرِّجَالِ.
“Ya Allah! Sesungguhnya aku berlindung kepadaMu dari (hal yang) menyedihkan dan menyusahkan, lemah dan malas, bakhil dan penakut, lilitan hutang dan penindasan orang.”(HR Bukhori)

Keenam : Tidak Menunda Pembayaran.
Hendaknya kita berusaha untuk menyegerakan pelunasan hutang, karena itu menjadi bagian dari komitmen seorang muslim yang harus berusaha menepati janji yang keluar dari lisannya. Apalagi jika kondisi benar-benar telah lapang dan mempunyai kemampuan, maka sikap menunda-nunda hanya akan menambah sikap tercela dalam diri kita. Rasulullah SAW bersabda :Menunda-nunda pembayaran hutang oleh orang-orang yang mampu adalah suatu kezhaliman. (HR Abu Daud)

Ketujuh : Menunaikan dengan Sempurna
Meskipun kelebihan pengembalian yang disebutkan di awal akad hutang piutang diharamkan dalam Islam, namun melebihkan pengembalian pinjaman yang benar-benar atas inisiatif yang berhutang - tanpa paksaan dan penuh dengan keridhoan- justru merupakan akhlak mulia yang dicontohkan Rasulullah SAW. Dari Abu Hurairah, ia berkata, “Rosululloh telah berhutang hewan, kemudian beliau bayar dengan hewan yang lebih tua umurnya daripada hewan yang yang beliau hutang itu”, dan Rasululloh bersabda, “Orang yang paling baik diantara kamu ialah orang yang dapat membayar hutangnya dengan yang lebih baik”. (HR. Ahmad & Tirmidzi).

Kedelapan : Bagi yang menghutangi, hendaknya memberi Tenggang Waktu
 Khusus bagi yang menghutangi, adab yang harus dijaga adalah cara penagihan yang ihsan yaitu dengan tetap menjunjung tinggi ukhuwah sesama muslim.  Jika memang kondisi yang berhutang benar-benar tidak memungkinkan, maka anjuran Islam bagi kita adalah memberikan toleransi waktu, Allah SWT berfirman :
Dan jika (orang berutang itu) dalam kesukaran, maka berilah tangguh sampai dia berkelapangan. Dan menyedekahkan (sebagian atau semua utang) itu, lebih baik bagimu, jika kamu mengetahui (QS al Baqoroh 280)

Akhirnya, semoga kita semua mendapat keberkahan dan kemudahan dalam rejeki kita, dan segera terbebas dari beban hutang yang ada. Wallahu a’lam.

untuk adab hutang piutang lebih lengkap, anda bisa pelajari melalui materi powerpoint, silahkan anda unduh melalui link berikut.


http://www.4shared.com/file/JdvSU_S0/Adab_Hutang_Piutang.html

Semoga bermanfaat dan salam optimis.

Related

Studi Islam 4647445020495084003

Poskan Komentar

  1. sebenarnya meminjam uang di bank itu haram atau tidak sih?

    BalasHapus
  2. Assalamu'alaikum, ustadz izin ambil buat isi kajian. :)

    Blog walking ya tadz ke tempat faqih..hehe. syukran.

    BalasHapus
  3.  Saya menyarankan mereka yang mencari pemberi pinjaman dipercaya untuk menghubungi ummahloanfinance @ yahoo. com. Mereka membantu saya secara finansial. Juga, jangan ragu untuk menghubungi saya di shakirathussain @ gmail. com jika Anda ingin tahu bagaimana aku pinjaman saya untuk memulai bisnis

    BalasHapus
  4. jangan Anda memiliki semua jenis kesulitan keuangan? Apakah Anda Perlu pinjaman untuk melunasi utang? adalah Anda dalam krisis keuangan? mempercayai kami untuk memperlakukan semua jenis pinjaman, lihat di bawah. Kami terdaftar dan
    Perusahaan berwenang untuk mengeluarkan pinjaman sebesar 2%, dengan durasi minimal 6 bulan dan durasi maksimal 30 tahun.
    Kami memberikan pinjaman untuk minimum pada tahun 2000 sampai maksimal 50 juta.
    menawarkan layanan yang berbeda BAWAH *
    Pinjaman Pribadi (Aman dan Tanpa Jaminan)
    * Kredit Usaha (Tanpa Jaminan Aman dan)
    * Perbaikan rumah
    * Inventor Pinjaman
    * Auto Pinjaman
    * Pernikahan Mortgage
    * Kesehatan Pinjaman, dll
    Jadi .. jika Anda tertarik, silakan kembali ke kami melalui email kami elvismorganloans@yahoo.com
    Allah segala sesuatu mungkin

    BalasHapus
  5. Halo Setiap Satu, saya Mrs Ahmed Gloria Dari Indonesia tetapi saya tinggal di Prahova Rumania, aku segera ingin menggunakan media ini untuk geser kesaksian tentang bagaimana Tuhan mengarahkan saya untuk pemberi pinjaman pinjaman Legit dan nyata yang telah mengubah hidup saya dari rumput untuk rahmat, dari yang miskin untuk seorang wanita kaya yang sekarang dapat membanggakan dari hidup sehat dan kaya tanpa stres atau kesulitan keuangan. Setelah berbulan-bulan mencoba untuk mendapatkan pinjaman di internet dan scammed jumlah Rp5,200 saya menjadi begitu putus asa dalam mendapatkan pinjaman dari pemberi pinjaman kredit legit secara online yang tidak akan menambah rasa sakit saya, maka saya memutuskan untuk menghubungi teman saya yang baru-baru ini mendapat pinjaman online, kita membahas tentang masalah dan kesimpulan kami dia mengatakan kepada saya tentang Wanita yang disebut Mrs Cahya Kirana yang merupakan CEO dari Cahya Kirana Badan Kredit. Jadi saya diterapkan untuk jumlah pinjaman (320,000.00USD) dengan tingkat bunga rendah dari 2%, sehingga pinjaman tersebut disetujui dengan mudah tanpa stres dan semua persiapan di mana dibuat tentang transfer kredit saya hanya dibayar untuk Pendaftaran pinjaman saya dan dalam waktu kurang dari dua (2) hari pinjaman tersebut disetorkan ke bank saya. Jadi saya ingin saran salah satu yang membutuhkan pinjaman untuk cepat menghubungi dia melalui: (cahya.creditfirm@gmail.com, Dia tidak tahu bahwa saya melakukan hal ini saya berdoa agar Tuhan memberkati dia dan dia farmily untuk hal yang baik dia telah dilakukan dalam hidup saya. Anda juga dapat menghubungi saya di ahmedgloria.2012@gmail.com untuk info lebih lanjut. dan di sini adalah teman kontak saya juga kasihbambang2012@gmail.com yang memperkenalkan saya untuk Ibu Cahya Anda juga dapat menghubunginya

    BalasHapus
  6. Halo, nama saya Nofia, pagi korban penipuan dari tangan kreditur penipuan, saya menghabiskan lebih dari 56 juta di tangan pemberi pinjaman palsu, karena saya butuh modal besar dari 350 juta, saya hampir mati, tidak ada tempat untuk pergi, saya bisnis hancur dalam proses saya kehilangan anak saya. . Aku tidak tahan lagi .. semua ini terjadi November 2014 hingga Maret 2015, tidak semua sampai saya bertemu dengan seorang teman yang memperkenalkan saya ke ibu yang baik Nyonya Diana yang akhirnya membantu saya mengamankan pinjaman di perusahaannya, ibu yang baik, saya ingin menggunakan kesempatan ini untuk berterima kasih kepada Tuhan terus memberkati Anda, saya juga ingin menggunakan kesempatan ini untuk memberitahu Anda, bahwa mereka banyak scammers luar sana, jika Anda membutuhkan pinjaman dan pinjaman yang dijamin cepat mendaftar hanya melalui ibu Diana, melalui email. dianarobertloanfirm@accountant.com dan dianarobertloanfirm@gmail.com, Anda dapat menghubungi saya melalui email ini; nofiayani@gmail.com com untuk mendapatkan informasi tahu. silahkan dia satu-satunya tempat yang handal dan terpercaya. Tidak ada pajak. untuk membayar .. Terima kasih

    BalasHapus
  7. Halo, saya ibu Clara, pemberi pinjaman pinjaman
    pribadi yang memberikan pinjaman kesempatan
    seumur hidup. Apakah Anda memerlukan pinjaman
    untuk melunasi hutang Anda atau Anda
    membutuhkan pinjaman untuk meningkatkan bisnis
    Anda? Anda telah ditolak oleh Bank dan lembaga
    keuangan lainnya? Apakah Anda memerlukan
    konsolidasi pinjaman atau hipotek? mencari lebih
    banyak karena kami di sini untuk membuat masalah
    keuangan Anda semua hal dari masa lalu. Kami
    meminjamkan dana kepada individu membutuhkan
    bantuan keuangan, yang memiliki kredit yang buruk
    atau membutuhkan uang untuk membayar tagihan,
    untuk berinvestasi dalam bisnis di tingkat 2%. Saya
    ingin menggunakan media ini untuk memberitahu
    Anda bahwa kami menyediakan bantuan yang
    dapat diandalkan dan Penerima dan akan bersedia
    menawarkan pinjaman. Jadi hubungi kami hari ini
    melalui email di:
    clarasmithloancompany@gmail.com

    BalasHapus

emo-but-icon

PROFIL BLOGGER

Foto Saya
Ayah dari 5 Putra-Putri | Pengajar Pesantren Mahasiswa Arroyan | Penulis Buku Muhammad SAW The Inspiring Romance | Trainer Keluarga Romantis dan Motivasi Islami | Pengawas & Konsultan Syariah | Kontak lebih lanjut hubungi +6281329078646 atau sirohcenter@gmail.com
Lihat profil lengkapku

Populer

TERBARU

item