Profesionalisme Kerja dalam Islam

on Selasa, 07 September 2010




ARTI PROFESIONAL
Seorang dikatakan profesional jika ia mahir dalam bidang pekerjaannya dimana ia mendapatkan kontraprestasi / penghasilan dari sana. Kemahiran ini didukung dengan beberapa indikator dan kriteria, antara lain sebagai berikut :
1. Kualifikasi akademik atau latar belakang pendidikan
2. Ketrampilan yang mumpuni dan pengalaman di bidang tersebut
3. Menghasilkan karya dan produk dibidang yang ditekuninya
5. Mempunyai dedikasi dan etika kerja yang sungguh-sungguh
Dalam Islam, profesionalitas semakna dengan ihsan dan itqon yang sangat dianjurkan dalam Islam.

ANJURAN UMUM UNTUK BERAMAL DENGAN IHSAN

1.    Anjuran untuk beramal dengan Ihsan, Allah SWT berfirman :

الَّذِي خَلَقَ الْمَوْتَ وَالْحَيَاةَ لِيَبْلُوَكُمْ أَيُّكُمْ أَحْسَنُ عَمَلًا
Yang menjadikan mati dan hidup, supaya Dia menguji kamu, siapa di antara kamu yang lebih baik amalnya (Al-Mulk 2)

2.    Perintah untuk Ihsan dalam segala sesuatunya :
إِنَّ اللَّهَ كَتَبَ الإِحْسَانَ عَلَى كُلِّ شَىْءٍ
Sesungguhnya Allah SWT mewajibkan berlaku ihsan atas segala sesuatunya (HR Muslim)

3.    Kecintaan Allah SWT pada mereka yang bekerja dengan profesional :
إنَّ اللهَ تَبَارَكَ وَتَعَالَى يُحِبُّ إِذَا عَمِلَ أَحَدُكُمْ عَمَلًا أَنْ يُتْقِنَهُ "
Rasulullah SAW bersabda :” Sesungguhnya Allah SWT mencintai jika seorang dari kalian bekerja, maka ia itqon (profesional) dalam pekerjaannya” (HR Baihaqi)

4.    Ancaman untuk tidak mendelegasikan pekerjaan kepada yang bukan ahlinya
إِذَا وُسِّدَ الأَمْرُ إِلَى غَيْرِ أَهْلِهِ فَانْتَظِرِ السَّاعَةَ
Rasulullah SAW bersabda : “Jika sebuah urusan diberikan kepada yang bukan ahlinya, maka tunggulah kehancurannya” (HR Bukhori)

5.    Sindiran Rasulullah SAW pada yang bekerja dengan asal-asalan.
إِذَا لَمْ تَسْتَحْيِ فَاصْنَعْ مَا شِئْتَ
Rasulullah SAW bersabda : “Jika engkau tidak punya malu, maka berbuatlah sekehendakmu … “ (HR Bukhori)

AJARAN IHSAN DALAM RAGAM AMAL IBADAH


1.    Ihsan dalam ragam Ibadah
-    Sholat dengan khusyuk dan memenuhi adab dan rukunnya
-    Puasa dengan menjaga lisan, pandangan dan perbuatan dari kemaksiatan dan kesia-siaan
-    Infak atau sedekah dengan sesuatu yang disukai, juga dengan diam-diam dan tidak menyebut-nyebut pemberian.

2.    Ihsan dalam Menyembelih Hewan Kurban
وَإِذَا ذَبَحْتُمْ فَأَحْسِنُوا الذَّبْحَ وَلْيُحِدَّ أَحَدُكُمْ شَفْرَتَهُ فَلْيُرِحْ ذَبِيحَتَهُ ».

Rasulullah SAW bersabda : “Dan jika engkau menyembelih, maka perbaguslah dalam menyembelih, hendaknya ia menajamkan pisaunya, dan membuat sembelihannya nyaman” (HR Bukhori)

3.    Ihsan dalam berperang
Dari Buraidah r.a, ia berkata, "Rasulullah saw. bersabda, "Berperanglah fi sabilillah dengan menyebut nama Allah, perangilah orang-orang yang kafir kepada Allah, berperanglah dan jangan mencuri harta rampasan perang, jangan berkhianat, jangan mencincang mayat dan janganlah membunuh anak-anak," (HR Muslim [1731]).

INSPIRASI DAN CONTOH PROFESIONAL BEKERJA DALAM ISLAM


1.    Bekerja dengan Ilmu dan Pemahaman
قَالَ عُمَرُ بْنُ عَبْدِ الْعَزِيزِ: "  وَمَنْ عَمِلَ بِغَيْرِ عِلْمٍ كَانَ مَا يُفْسِدُ أَكْثَرَ مِمَّا يُصْلِحُ "
Umar bin Abdul Aziz mengatakan : Barang siapa yang beramal tanpa ilmu, maka akan merusak lebih banyak dari pada memperbaiki “ (HR Baihaqi )

2.    Bekerja dengan Disiplin
Kisah tiga sahabat yang tidak ikut berperang dalam medan Tabuk dan menerima sanksi (QS At-Taubah 118)
Kisah Nabi Sulaiman dan Burung Hud-Hud ( QS An-Naml )

3.    Bekerja dengan Perencanaan :
Pemilihan sahabat sesuai dengan potensinya
Musyawarah dan Konsultasi Rasulullah SAW sebelum menjalankan keputusan besar
Filsafat Anjuran Sahur dalam Berpuasa

4.    Bekerja dengan Target yang Jelas :
Perintah untuk Sholat Ashar di Bani Quroidhoh
Larangan untuk menyelesaikan Al-Quran kurang dari tiga hari :
« لاَ يَفْقَهُ مَنْ قَرَأَ الْقُرْآنَ فِى أَقَلَّ مِنْ ثَلاَثٍ ».
Rasulullah SAW bersabda : Tidak akan paham, mereka yang membaca al-Quran kurang dari tiga hari “ (Sunan Abu Daud)

5.    Bekerja di Awal Pagi
Rasulullah SAW berdoa dalam sabdanya : “ Ya Allah, berkahilah umatku di waktu pagi harinya “. Beliau juga senantiasa mengirim pasukan di awal pagi sebagai langkah awal kesuksesan.
Kisah pedagang sukses Madinah bernama Sokhr Al Ghomidi (HR Ahmad)

6.    Bekerja dengan Teliti dan melakukan pencatatan
Larangan penulisan Hadits di awal masa Rasulullah SAW
Anjuran Islam untuk melakukan pencatatan transaksi keuangan (QS Al Baqoroh 268)

7.    Bekerja dengan Menggunakan Teknologi dan Metodologi:
Filsafat Persiapan Jihad dalam Surat Al-Anfal 60 :
“ Dan siapkanlah untuk menghadapi mereka kekuatan apa saja yang kamu sanggupi dan dari kuda-kuda yang ditambat untuk berperang (yang dengan persiapan itu) kamu menggentarkan musuh Allah”(QS Al Anfal)

*ringkasan materi kajian Ramadhan di Mushola Wasiatul Husna Kanwil DJP II Jawa Tengah, pada Selasa, 6 September 2010
Ingin ngobrol dengan saya ? Follow saya di Twitter @hattasyamsuddin
Jika Anda menyukai Artikel di blog ini, Silahkan klik disini untuk berlangganan gratis via email, Anda akan mendapat kiriman artikel setiap ada update artikel di Blog Indonesia Optimis
About Hatta Syamsuddin :Penulis, Pengajar Pesantren Mahasiswa Arroyan Solo, Trainer Motivasi Keislaman dan Keluarga Romantis. Silahkan download kumpulan presentasi kami dengan klik disini. Untuk permintaan mengisi Seminar, Ceramah dan Training silahkan klik disini , atau langsung hubungi no 081329078646 dan email via sirohcenter@gmail.com
Share this article :

2 komentar :

Cheat PB 7 september 2010 mengatakan...

yang professional berarti yang bisa memperkitakan, dan mempunyai ketepatan dalam berfikir...

Hatta Syamsuddin mengatakan...

ini siswa TKJ ya, judulnya kok beda2 nih ... ok, semoga kita juga bisa profesional dalam dunia blogging ya

Poskan Komentar