Jumat, 19 Maret 2010

Filled Under:

Sehat Berpahala


Alhamdulillah. Segala puji bagi Allah SWT atas nikmat sehat hari ini.  Kesehatan adalah salah satu kenikmatan termahal yang kita miliki. Dengannya kita bisa menjalankan berbagai aktifitas, baik untuk kepentingan dunia maupun akhirat. Pekerjaan seharu-hari yang kita tekuni membutuhkan fisik yang kuat untuk menjalaninya. Begitupun ibadah kita sehari-hari, tidak mampu kita tunaikan dengan baik dan khusyuk jika datang penyakit yang menggerogoti. Namun sayangnya, meski kesehatan adalah nikmat yang mahal tapi kebanyakan dari kita belum menyadarinya. Hal ini sudah sejak lama diingatkan oleh Rasulullah SAW dalam sabdanya : “ Dua nikmat yang manusia sering lalai terhadap keduanya ; kesehatan dan waktu luang “ (HR Bukhori).

Sebagai sebuah nikmat, maka kesehatan  haruslah kita syukuri. Adapun bentuk syukur nikmat kesehatan, bisa terwujud setidaknya dengan dua hal, yaitu  menggunakannya  untuk amal kebaikan, serta menjaga kesehatan dalam diri kita. Khusus mengenai penjagaan kesehatan, ajaran Islam ternyata sejak awal sudah mengisyaratkan tentang pentingnya gaya hidup sehat.
Dalam banyak riwayat banyak disebutkan anjuran-anjuran Rasulullah seputar gaya hidup sehat, yang sangat bersesuaian dengan anjuran pakar kesehatan modern saat ini. Setidaknya ada empat point besar seputar gaya hidup sehat yang dianjurkan Islam, sebagaimana berikut :

Pertama : Pola makan yang seimbang dan berkualitas
Tidak diragukan lagi bahwa kebanyakan penyakit disebabkan karena pola makan yang salah. Penyakit-penyakit seperti diabetes, kolesterol dan asam urat lebih banyak bersumber dari kebiasaan mengkonsumsi makanan tertentu secara berlebihan. Islam sejak dini mengingatkan perlu keseimbangan dalam makan sehari-hari. Firman Allah SWT : “ Makan dan minumlah kamu tapi janganlah berlebihan “ (QS A;-A’raaf 31) . Di dalam hadits, Rasulullah SAW secara spesifik menganjurkan kita untuk membagi rata antara jatah makan dan minum kita, beliau bersabda : “Tidak ada  yang lebih buruk dari perut bani adam, cukuplah bagi seorang muslim makan yang bisa menegakkan punggungnya, jika ia memang harus makan maka hendaknya sepertiga untuk makanannya, sepertiga untuk minumannya dan sepertiga untuk nafasnya” (HR Al-Hakim).
Selain anjuran dalam keseimbangan pola makan, Islam juga menganjurkan menjaga kualitas gizi dengan mengkonsumsi makanan-makanan tertentu. Karenanya, secara spesifik dalam Al-Quran dan Sunnah disebutkan beberapa makanan tertentu yang bergizi tinggi seperti : susu, madu dan kurma.
 

Kedua : Pola Istirahat yang teratur
Istirahat adalah kebutuhan manusia yang diakui oleh Islam. Kelelahan fisik memancing masuknya penyakit lanjutan. Rasulullah SAW mengingatkan dengan keras beberapa sahabat yang bertekad untuk beribadah dengan keras tanpa memperdulikan istirahat, beliau bersabda : “ Barang siapa yang tidak suka dengan sunnahku, maka bukanlah bagian dariku “ (HR Bukhori). Dalam keseharian, Rasulullah SAW pun memberi contoh bagaimana beliau tidur lebih awal, dan bangun lebih awal agar terjaga kebugarannya. Beliau dan para sahabat pun membiasakan tidur sejenak di siang hari (qailullah) untuk membantu tubuh agar ringan menjalankan qiyamul lail di malam harinya. Bahkan dalam posisi tidur pun beliau memberikan contoh  agar tidur menyamping dan melarang tidur telentang. Semua itu terbukti berpengaruh signifikan pada kualitas tidur seseorang.

Ketiga :    Anjuran Olahraga yang teratur
Rasulullah SAW bersabda : “ mukmin yang kuat lebih baik dan dicintai oleh Allah dari mukmin yang lemah ” (HR Bukhori). Bukan hanya sekedar memberikan motivasi, Rasulullah SAW pun diriwayatkan beberapa kali melakukan olahraga seperti jogging bersama ibunda Aisyah ra, bahkan olahraga keras sekalipun semacam gulat di tengah-tengah para sahabat. Dalam Islam pun dikenal beberapa macam olahraga yang sangat dianjurkan untuk dilatihkan pada anak-anak kita, yaitu : memanah, menunggang kuda dan berenang. Semua ini tentu saja berpengaruh besar pada kualitas kesehatan seseorang.

Keempat : Menjaga Kebersihan Badan & Lingkungan
Lingkungan dan badan yang kotor jelas menjadi sumber datangnya berbagai macam penyakit. Karenanya, penjagaan kesehatan badan dan lingkungan dalam Islam begitu jelas dan gamblang disampaikan.  Salah satunya adalah firman Allah SWT : “ dan pakaian-pakaianmu maka bersihkanlah “ (QS Al-Mudatsir : 4). Begitu pula tentang kesehatan badan misalnya, Rasulullah SAW menganjurkan umatnya untuk bersiwak (membersihkan mulut dan gigi) dan mandi secara teratur dan rutin.

Akhirnya, Islam –disadari atau tidak- ternyata sejak awal telah menganjurkan umatnya untuk menjaga kesehatan melalui beraneka ragam pola hidup sehat yang sesuai syariat. Jika kita berusaha menjalankannya sedikit demi sedikit ditambah niatan menjalankan syariat, maka bukan tidak mungkin dua hal kebaikan akan kita dapatkan sekaligus, yaitu ; kesehatan dan pahala menjalankan syariat. Wallahu a’lam bisshowab.

*tulisan dimuat di Rubrik Tausiyah Suara Solo ( Jumat 19 Maret 2010)

4 komentar:

  1. ya, seorang muslim memang benar harus selalu menjaga kesehatannya karena kerja-kerja dakwah mesti ditopang dengan tubuh yang sehat.... jazakallah tadz ... mudah-mudahan bermanfaat..

    BalasHapus
  2. terima kasih kunjungannya .... kalau sudah kuat, insya Allah banyak memberi manfaat ..

    BalasHapus
  3. itu foto di Mukernas Bali?
    Kok adayg ana kenal di dalam fotonya:-)

    JS Ahmad
    0852 1903 6775
    www.jsattaubah.multiply.com

    BalasHapus
  4. bagus,,,bravo barca liga champion 2010,,,

    BalasHapus